Haul Ke-5 KH. Moh. Hasan Saiful Islam: Merajut Rindu, Meneladani Perjuangan

Haul Ke-5 KH. Moh. Hasan Saiful Islam: Merajut Rindu, Meneladani Perjuangan

Haul bukan sekadar acara tahunan. Ia adalah tanda cinta, wujud rindu, dan janji setia kita kepada guru tercinta, KH. Moh. Hasan Saiful Islam. Haul adalah momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang beliau ajarkan: keikhlasan, kesederhanaan, dan pengabdian tanpa batas. Lima tahun telah berlalu sejak beliau berpulang ke rahmatullah, namun nasihatnya tetap menjadi cahaya, teladannya tetap menjadi petunjuk, dan doanya tetap menjadi penguat langkah kita. Haul ini mengajarkan bahwa cinta sejati tidak berhenti di pusara, tetapi terus hidup dalam pengamalan. Alhamdulillah, haul ke-5 ini semakin istimewa dengan kehadiran Al-Mukarram Dr. KH. Habib Segaf Baharun, yang turut memberikan mau’idzah hasanah, menambah keberkahan dan pengingat bagi kita semua untuk terus istiqamah di jalan ilmu dan amal saleh. Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua yang telah berperan, baik dengan tenaga, pikiran, waktu, maupun materi. Kepada panitia yang berjuang siang dan malam, para donatur yang dermawan, para santri yang setia, dan seluruh jamaah yang hadir dengan hati ikhlas—semoga Allah membalas kebaikan Anda semua dengan pahala yang tak terputus. Ya Allah, jadikan haul ini sebagai jalan turunnya rahmat-Mu, ampunan-Mu, dan keberkahan-Mu. Angkatlah derajat guru kami di sisi-Mu, terangi kuburnya dengan cahaya-Mu, dan satukan kami semua dalam kebaikan hingga hari pertemuan kelak di surga-Mu. Limpahkan keberkahan pada keluarga, para santri, dan semua yang mencintainya. Haul ke-5 ini adalah bukti bahwa cinta dan doa mampu melampaui waktu. Semoga semangat kebersamaan ini terus hidup, menguatkan ukhuwah, dan menjaga warisan kebaikan yang beliau tinggalkan. Barakallahu fiikum wa jazakumullahu khairan katsiran.

Kembali