Inspirasi dari Ulama' Terbaik
Kisah dan kutipan penuh hikmah dari para ulama
🌴 Amal Taqarrub yang Paling Besar Pahalanya.
Dikisahkan bahwa Khalifah Umar bin Khattab رضي الله عنه tidak mau menyalatkan jenazah orang yang tidak dikenalnya, kecuali bila Huzaifah bin Yaman mau menshalatkannya, maka barulah dia mau menshalatkannya, sebab Huzaifah bin Yaman telah di beri tahu oleh Nabi ﷺ satu per satu dari orang-orang munafik. Oleh sebab itu, Huzaifah bin Yaman diberi julukan sebagai pemegang rahasia yang tidak diketahui oleh sahabat yang lain.
🍂 Abu Ubaid di dalam Kitab Gharib mengatakan memgenai hadis sahabat Umar bin Khattab رضي الله عنه , bahwa dia pernah hendak menshalatkan jenazah , tetapi Huzaifah menyentilnya seakan-akan bermaksud mencegahnya supaya jangan menshalatkan jenazah tersebut.
ولما نهى الله - عز وجل - عن الصلاة على المنافقين والقيام على قبورهم للاستغفار لهم ، كان هذا الصنيع من أكبر القربات في حقالمؤمنين ، فشرع ذلك ، وفي فعله الأجر الجزيل
🍃 Allah ﷻ melarang menshalatkan jenazah orang-orang munafik dan berdiri di kubur mereka untuk memohonkan ampun bagi mereka, namun menshalatkan jenazah orang-orang mukmin dan berdiri di kubur mereka untuk memohonkan ampun bagi mereka, merupakan amal taqarrub yang paling besar, dan pelakunya akan mendapat pahala yang berlimpah.
لما ثبت في الصحاح وغيرها من حديث أبي هريرة أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - قال :
🌹 Disebutkan di dalam kitab-kitab Sahih dan kitab-kitab hadis yang lainnya melalui hadis Abu Hurairah رضي الله عنه Rasulullah ﷺ bersabda:
من شهد الجنازة حتى يصلي عليها فله قيراط ، ومن شهدها حتى تدفن فله قيراطان . قيل : وما القيراطان ؟ قال : أصغرهما مثل أحد .
🌿 Barang siapa yang menyaksikan jenazah hingga menshalatkannya, maka baginya pahala satu qirat; dan barang siapa yang menyaksikannya hingga mengebumikannya, maka baginya pahala dua qirat. Ketika ditanyakan, "Apakah dua qirat itu?" Maka Nabi ﷺ bersabda, "Yang paling kecil di antara keduanya besarnya sama dengan Bukit Uhud."
وأما القيام عند قبر المؤمن إذا مات فقد قال أبو داود : حدثنا إبراهيم بن موسى الرازي ، أخبرنا هشام ، عن عبد الله بن بحير ، عن هانئ - وهو أبو سعيد البربري ، مولى عثمان بن عفان - عن عثمان - رضي الله عنه - قال : كان النبي - صلى الله عليه وسلم - إذا فرغ من دفن الرجل وقف عليه وقال : استغفروا لأخيكم ، واسألوا له التثبيت ، فإنه الآن يسأل .
🌱 Adapun mengenai berdiri di kubur orang mukmin yang meninggal dunia. maka Imam Abu Daud menyebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa Ar-Razi telah menceritakan kepada kami Hisyam, dari Abdullah bin Buhair, dari Hani' (yaitu Abu Sa'id Al-Bariri maula Usman ibnu Affan) dari Usman bin Affan رضي الله عنه yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ apabila telah selesai dari mengebumikan jenazah, maka beliau berdiri di kuburannya dan bersabda:
"اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ، وَاسْأَلُوا لَهُ التَّثْبِيتَ، فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ".
🍒 Mohonkanlah ampun bagi saudara kalian, dan mintakanlah keteguhan buatnya, karena sesungguhnya sekarang dia akan ditanyai.
انفرد بإخراجه أبو داود ، رحمه الله .
📜 Hadis diriwayatkan secara munfarid oleh Imam Abu Daud رحمه الله ..
والله أعلم....
📚Di kutib dari Tafsir Ibnu Katsir Surat At-Taubah: 84
Rahasia Ilmiah Dibalik Larangan Berkhalwat (Berdua-duaan)....
Islam melarang laki-laki berduaan (khalwat) dengan perempuan yang bukan mahramnya. Sebagaimana hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
لا يخلون رجل بامرأة إلا مع ذي محرم فقام رجل
“Janganlah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kacuali jika bersama dengan mahrom sang wanita tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)
لا يخلون أحدكم بامرأة فإن الشيطان ثالثهما
“Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad, Thabrani, Baihaqi dan Ibnu Hibban)
Mengapa Islam melarang khalwat dengan lawan jenis non mahram? Berikut ini penjelasan ilmiah hasil penelitian di Universitas Valencia seperti diuraikan Syaikh Abdul Da’im Al Kahil dalam buku Asrarus Sunnah Nabawiyah.
“Cukup Anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita, maka hormon ketegangan Anda akan meningkat,” Syaikh Al Kahil sengaja membuka penjelasannya dengan temuan studi ilmiah yang dimuat pada surat kabar Daily Telegraph.
Selanjutnya, Syaikh Al Kahil menjelaskan, para peneliti di Universitas Valencia menemukan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita yang memiliki daya tarik akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol.
Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk mengalihkan pandangan atau mencoba tidak memikirkan wanita menarik di dekatnya tersebut, sekresi hormon terus terjadi.
Jadi, hanya duduk berduaan saja, tidak menyentuh, tidak memegang, tidak fokus pada keindahan tubuh wanita itu, ternyata sekresi hormon kortisol pada lelaki tersebut tidak dapat dicegah.
Menurut para ilmuwan, hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh. Namun jika proporsinya meningkat akibat sekresi dan proses itu terus berulang, maka dapat menyebabkan penyakit serius seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Ia juga bisa mengakibatkan diabetes.
Sekresi hormon kortisol ini tidak terjadi ketika wanita yang di dekatnya adalah ibunya atau saudara kandungnya. Tubuh seperti otomatis mendeteksi bahwa tak mungkin mereka menjalin hubungan cinta dan hubungan intim sehingga proses sekresi tidak terjadi.
Sedangkan jika wanita di dekatnya adalah wanita asing (yang bukan mahramnya), maka dia bisa membayangkan menjalin hubungan dekatnya. Agaknya, inilah yang secara otomatis mempengaruhi sekresi hormon kortisol.
Masya Allah… demikianlah ajaran Islam. Ia memiliki rahasia dan hikmah yang kadang sebagiannya baru terungkap di satu waktu dan sebagiannya lagi baru terungkap di zaman berikutnya.
Selain hasil penelitian terkait hormon kortisol ini, telah diketahui bahwa khalwat menimbulkan banyak efek negatif. Diantaranya menjadi sarana zina dan perkosaan.
Tidak sedikit kasus zina dan perkosaan yang bermula dari khalwat. Dari kasus itu, dampak negatif berikutnya lebih parah. Stres, aborsi hingga bunuh diri. Na’udzu billah min dzaalik.
Silaturahim: Kunci Lapangnya Rezeki dan Panjangnya Umur
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم : "مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُـبْسَطَ لَهُ فِيْ رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِيْ أَثَرِهِ، فَلْـيَصِلْ رَحِمَهُ. أََخْرَجَهُ اَلْبُخَارِيٌّ.
Dari Abu Hurairah Radiyallahu anhu ia berkata: Rasulullah Sallallahu Alayhi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah (rajin) bersilaturahim.” (HR. al Bukhari).
Mengapa Harus Bersedih? Pandangan Sayidina Ali ra.
Seorang lelaki yang sedang dirundung kesedihan datang menemui Sayidina Ali bin Abi Tholib.ra, ia pun berkata, “Wahai Amirul Mukminin, aku datang kepadamu karena aku sudah tidak mampu lagi menahan beban kesedihanku.”
Sayidina Ali.ra menjawab, “Aku akan bertanya dua pertanyaan dan jawablah !”
Lelaki itu berkata, “Ya, tanyakanlah !”
“Apakah engkau datang ke dunia bersama dengan masalah-masalah ini?” kata Ali bin Abi Tholib.ra
“Tentu tidak” jawabnya.
“Lalu apakah kau akan meninggalkan dunia dengan membawa masalah-masalah ini?” tanya saya Ali bin Abi Tholib.ra
“Tidak juga” jawabnya.
Lalu Sayidina Ali.ra berkata,
“Lalu mengapa kau harus bersedih atas apa yang tidak kau bawa saat datang dan tidak mengikutimu saat kau pergi?”
“Seharusnya hal ini tidak membuatmu bersedih seperti ini. Bersabarlah atas urusan dunia..
Jadikanlah pandanganmu ke langit lebih panjang dari pandanganmu ke bumi dan kau pun akan mendapat apa yang kau inginkan….
Tersenyumlah ! karena rizkimu telah dibagi dan urusan hidupmu telah diatur….
Urusan dunia tidak layak untuk membuatmu bersedih semacam ini karena semuanya ada di tangan Yang Maha Hidup dan Maha Mengatur….”
Kemudian Sayidina Ali bin Abi tholib.ra meneruskan ungkapannya,
“Seorang mukmin hidup dalam dua hal, yaitu kesulitan dan kemudahan. Keduanya adalah nikmat jika ia sadari. Dibalik kemudahan ada rasa syukur.
Sementara Alloh berfirman,
“Alloh akan Memberi balasan kepada orang yang bersyukur.”
(QS.Ali Imran: 144)
Dan dibalik kesulitan ada kesabaran. Alloh berfirman,
“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.”
(QS.Az-Zumar: 10)
Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Alloh SWT...
🌹Keutamaan Surat Yasin
وقال ابن حبان في صحيحه :
📜Ibnu Hibban meriwayatkan di dalam kitab sahihnya :
عن الحسن ، عن جندب بن عبد الله قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : " من قرأ يس في ليلة ابتغاء وجه الله غفر له " .
🌾Dari Al-Hasan, dari Jundub bin Abdullah berkata; Rasulullah ﷺ bersabda: Barang siapa yang membaca surat Yasin di malam hari karena mengharapkan ridho Allah ﷻ , maka Allah akan berikan ampunan baginya .
📚Di kutib dari Tafsir Ibnu Katsir Surat Yasin.
Islam yang Kembali Asing
📝 "Akan datang suatu masa, di mana agama (Islam) akan jauh dari kehidupan seseorang" -Makna Hadits-
Islam sesuai dengan arti bahasanya yg bermakna selamat atau damai, memiliki peran penting dalam kehidupan seorang Muslim. Sebuah tuntunan pada seseorang dalam meraih target kehidupan yang indah, baik dan tentunya berakhir bahagia (husnul khotimah).
Pada makna hadits tersebut, memberikan pandangan pada kita prediksi Rosululloh akan datangnya sebuah masa di mana Islam tidak akan lagi dikenal. Terasa asing dari pemeluknya sendiri. Dijauhi dan tidak lagi diperhatikan. Apalagi dijadikan sebuah pedoman untuk menuntun kehidupannya.
Sebagaimana telah disampaikan Rosul, bahwa Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali pula dalam keadaan terasing.
Di masa ini, prediksi Rosululloh tersebut sudah mulai bisa kita rasakan. Di mana seorang Muslim sudah tidak lagi mengikuti ajaran Rosul dalam menerapkan kehidupannya. Tidak lagi mengindahkan pentingnya Halal & Haram, tidak lagi memperhatikan pentingnya kejujuran, dan tak lagi menggubris peringatan dan larangan-larangan yang telah jauh dijelaskan.
Di sinilah letak ujian dan fitnah agama yang sangat dikhawatirkan para shohabat menimpa umat ini. Saat ajaran agama tidak lagi menjadi landasan seorang Muslim dalam bertindak, mengejek dan menghina ajaran tersebut dengan sebutan kuno, kolot dan tidak sesuai zaman. Bahkan yang lebih parah lagi, setiap Muslim mulai meremehkan ajaran-ajarannya sendiri. Sedangkan yang selalu disampaikan pada kita oleh para ulama', bahwa ajaran Islam tidak sedikitpun terdapat suatu hal yang remeh. Tidak ada satupun yang kecil ataupun sepele.
Sebagaimana disampaikan Rosululloh dalam sebuah riwayat hadits,
"Janganlah kau sekali-kali meremehkan sebuah kebaikan sekecil apapun" -Makna Hadits-
Tidaklah berlebihan jika Rosululloh menyampaikan hal tersebut, bahwa segala ajaran dalam Islam tidak sedikitpun yang remeh. Mengapa...? Karena ajaran Islam berasal langsung dari Alloh, dan mengikuti serta mengerjakannya akan bernilai ibadah yang akan Alloh balas kelak. Entah di dunia maupun di akhirat. Sedang esensi dari ibadah itu sendiri tiada lain hanya untuk menyenangkan Alloh. Tidak sekedar hanya untuk mendapatkan surgaNya. Karena itulah, hal yang mungkin kita anggap kecil dan sepele, bisa jadi akan terlihat besar di hadapan Alloh -saat Alloh senang terhadap hal tersebut-. Bahkan sebaliknya, segala hal yang kita anggap besar dan penting, akan terlihat buruk di hadapan Alloh, saat Dia tidak ridlo terhadapnya.
Terdapat solusi terbaik yang selama ini selalu menjadi pemikiran para Ulama' dalam menghadapi kemungkinan datangnya fitnah agama yang besar ini. Jika yang dibutuhkan adalah keistiqomahan dalam menerapkan ajaran agama (Islam) ini, maka tiada lain, yang dibutuhkan adalah sebuah komunitas (jama'ah) untuk saling menjaga dan mengingatkan. Sebagaimana yang difirmankan Alloh dalam surah Al-'Ashr,
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran."
Komunitas itulah yang kita sebut dengan nama Pesantren. Lembaga yang berusaha untuk menerapkan metode 'Uzlah Rosululloh, dengan selalu mencoba menerapkan ajaran agama dalam kehidupan kesehariannya. Saling menasehati dalam kebaikan, dan mengistiqomahkan segala apa yang telah Rosululloh contohkan. Maka tak heran jika banyak kemudian yang merasakan dan menemukan kedamaian hidup di area pesantren ini. Meski masih banyak pula yang kemudian menyebutnya dengan istilah kuno dan tidak modern. Sebuah prediksi Rosululloh akan tanda kembali "asing"nya ajaran Islam.
Pesantren inilah yang kita harapkan bisa menjadi tameng, perisai bahkan benteng pertahanan terakhir dalam menghadapi kelangkaan-kelangkaan yang akan muncul di akhir zaman. Sebagaimana selalu disampaikan oleh Abuya As-Sayyid Ahmad bin Muhammad Alawy Al-Maliky Al-Hasany dalam setiap kesempatan.
1. Rizky yang halal
2. Ilmu yang berfaedah
3. Saudara karena Alloh
PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH.
Hasan al-Bashri berkata:
“Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”
2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, Lalu aku tanya kepadanya:
“Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”
Ia menjawab : “Iya benar”
Aku bertanya lagi:
“Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!”
Ia pun bercerita:
“Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit. Lalu Alloh mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita. Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata:
‘Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Alloh, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.”
MasyaAlloh…
Milikilah sifat Qana’ah -suka menerima- / jiwa selalu merasa cukup.
Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu. Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kepada kebaikan, sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa.
CUKUPKAN DIRI DENGAN YANG HALAL
Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya.
[Kitab al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm (5/252) karya Abu Bakr Ahmad Bin Marwan bin Muhammad ad-Dainuri al-Qodhi al-Maliki. Penerbit: Jum’iyyah at-Tarbiyyah]
Dayyuts: Ancaman bagi Kepala Keluarga
⚡️DAYYUTS⚡️
Rasulullah Saw sang penebar kasih sayang pada seluruh penghuni alam semesta, dgn syariat, ajaran, tuntunan dan adab. Rahmat beliau terkadang berupa larangan namun utk kebaikan kita semua.
Salah satu larangan beliau saw adalah, diyatsah atau dayyuts, apakah dayyuts itu?
Secara etimologi adalah lemah, atau hilangnya rasa malu.
Dayyuts yg dilarang oleh Islam adalah pembiaran seorang atas isteri, anak, saudara dan kerabat yg di bawah kekuasaannya, melanggar norma kepatutan dlm agama, atau hilangnya rasa cemburu.
Barometer kepatutan agama tidak sama dengan barometer sebagian adat istiadat, oleh karenanya kita harus tahu apa yg diwajibkan dan apa yg dilarang menurut agama.
Seorang suami yg membiarkan istrinya berjalan dgn lelaki lain tanpa mahrom.
Seorang ayah membolehkan putrinya berjalan dgn pacarnya sebelum menikah, memasang foto istri, anak wanita, saudari di media sosial facebook, WA dll.
Tanpa disadari foto istri, putri dan saudari kita menjadi hiburan menarik utk para lelaki fasiq penikmat kecantikan yg halal dan haram.
Secara adat mungkin itu dianggap lumrah, namun dalam agama kita pembiaran seperti ini di sebut dayyuts.
Nabi Muhammad Saw bersabda,
لا يدخل الجنة ديوث
Tidak akan masuk surga seorang dayyuts.
Peringatan ini dari manusia yg paling menyayangi ummatnya, paling peduli terhadap kebaikan kita, paling besar kasih sayangnya, cintanya tak terputus sepanjang masa, shallahu àlaihi wa sallam.
Lelaki adalah imam dan akan di mintai pertanggung jawaban, oleh krn itu berdiam melihat perilaku menyimpang seperti dayyuts ini, diancam oleh Rasulullah dgn tidak akan masuk surga.
Kecintaan kita pada istri dan anak seharusnya tidak menjadikan kita tidak berkutik, hingga terjadilah pembiaran yg menjerumuskannya pada dosa besar.
Foto istri dan anak kita menjadi hiburan lelaki bejat, dan kita tidak merasa cemburu? Bahkan bangga krn kebodohannya.
Allah berfirman, "Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.
AlFaqih Habib Zen bin Sumaith mengatakan artinya tariklah keluargamu (anak dan istri) kedalam surga, jika tidak maka mereka akan menarikmu kedalam api neraka.
Ukhuwah Fillah: Pilar Kekuatan Bersama
Kata "Kebersamaan" terasa begitu familiar di telinga kita, khususnya bagi mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas atau organisasi.
Tapi terkadang individu didalam kelompok tersebut tidak tahu atau bahkan melalaikan arti makna dari kebersamaan.
Mengapa rasa kebersamaan begitu penting dalam sebuah organisasi, ikatan, group atau komunitas?
Kata "Kebersamaan" memiliki makna sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan, lebih dari sekedar bekerja sama atau hubungan profesional biasa.
Kebersamaan memiliki empat unsur yang harus diciptakan dan dijaga oleh setiap individu yang tergabung didalamnya:
1. Sehati & Sepikir (Satu Visi)
Dalam sebuah organisasi akan terdapat banyak orang yang memiliki pendapat berbeda. Satu kepala satu ide, seribu kepala seribu ide. Namun jika ingin membuat kelompok kita kuat dan solid, maka selayaknya kepentingan bersama lebih diutamakan dari kepentingan pribadi. Tinggalkan perbedaan dan galang persamaan, akan mengantar organisasi kita dapat berjalan dg lancar.
2. Tidak Egois
Sudah bukan rahasia lagi jika manusia itu adalah "makhluk egois". Apapun yang tidak memiliki nilai tambah buat dirinya, kebanyakan tidak akan ada partisipasi yang dikeluarkan, bahkan dianggap tidak penting. Jika sifat ini ada dalam sebuah organisasi, bisa dipastikan organisasi tersebut hanya punya program tapi tidak ada kegiatan. Tidak ada yang mempelopori, karena semua menganggap apa yang mereka lakukan tidak ada imbal baliknya. Jika ingin memiliki organisasi yang solid, maka kita mulai utk belajar menurunkan Ego demi kepentingan bersama.
3. Kerendahan Hati
Organisasi akan memiliki anggota yang hegemoni (campuran). Terkadang ada sebagian anggota yang terlibat tidak memiliki keahlian dan pengalaman khusus, modal mereka hanya sekedar kerelaan demi memberikan sumbangsih. Maka selayaknya anggota yang memiliki usia lebih tua, pengalaman lebih matang, keahlian lebih tinggi, kondisi finansial lebih beruntung, untuk menekan rasa sombong dalam diri dan rela bekerja sama (sambil menuntun) dg anggota lainnya. Kerendahan hati akan menghindarkan kita dari rasa benci, iri hati dan timbulnya kelompok yang terkotak-kotak.
4. Kerelaan Berkorban.
Setiap individu dalam sebuah organisasi, akan memiliki sumbangsih yang bisa berbeda-beda.
Ada yang menyumbangkan dana, pikiran, fasilitas, tenaga atau waktu. yang punya finansial lebih menyumbangkan dana utk transportasi dan konsumsi, sementara yang memiliki waktu menyumbangkan tenaga dan waktunya utk melaksanakan tugas. Perbedaan sumbangsih jangan sampai membuat gesekan negatif yang bisa berdampak pada perpecahan. Jika ingin bekerja bersama-sama, maka siapkan kerelaan untuk mau berkorban dan jangan pernah itung-itungan.
Jika setiap individu dalam sebuah organisasi memahami dan terus belajar untuk memenuhi 4 unsur diatas, maka lambat laun organisasi yang dikembangkan akan menjadi semakin kuat dan solid di kemudian hari. Kesadaran diri untuk menjadi insan yang lebih baik dan terus bertumbuh, akan sangat membantu proses perubahan diri.
6 PERKARA YANG DAPAT MENGGEROGOTI AMAL-AMAL BAIK,
1. Al istighlal bi’uyubil kholqi (sibuk dengan aib orang lain) sehingga lupa pada aib sendiri. Semut diseberang kelihatan sedang gajah dipelupuk mata tdk kelihatan.
2. Qaswatul qulub ( hati yang keras) kerasnya hati terkadang lebih keras dari batu karang. Sulit menerima nasehat.
3. Hubbun dunya ( cinta mati terhadap dunia) merasa hidupnya hanya di dunia aja maka segala aktifitasnya tertuju pada kenikmatan dunia sehingga lupa akan hari esok di akhirat.
4. Qillatul haya’ (sedikit rasa malunya), jika seseorang telah kehilangan rasa malu maka akan melakukan apa saja tanpa takut dosa.
5. Thulul amal ( panjang angan- angan), merasa hidupnya masih lama di dunia ini sehingga enggan untuk taubat.
6. Dhulmun la yantahi (kezhaliman yang tak pernah berhenti) perbuatan maksiat itu biasanya membuat kecanduan bagi pelakunya jika tidak segera taubat dan berhenti maka sulit untuk meninggalkan kemaksiatan tsb.
Mudah2an kita semua dijauhkan dari 6 perkara ini sehingga tetap istiqomah dalam ketaqwaan.
🌺Nabi Muhammad ﷺ bukan dilahirkan dari Perkawinan Jahiliyah
َقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
🌹Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (Qs: At-Taubah)
🍃 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan limpahan nikmat yang telah diberikan kepada orang-orang mukmin melalui seorang rasul yang diutus olehnya dari kalangan mereka sendiri, yakni dari bangsa mereka dan sebahasa dengan mereka.
🌾 Hal ini telah di doakan oleh Nabi Ibrahim عليه السلام , seperti yang di kisahkan pada ayat :
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولا مِنْهُمْ
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri. (Qs: Al-Baqarah: 129)
🍂 Dan firman Allah سبحانه وتعالى :
لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولا مِنْ أَنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri. (Qs: Al Imran: 164)
🌿 Sayyidina Ja'far bin Abi Thalib رضي الله عنه berkata kepada Raja Najasyi, dan Al-Mugirah ibnu Syu'bah berkata kepada Kaisar Romawi, "Sesungguhnya Allah telah mengutus kepada kami seorang rasul dari kalangan kami sendiri. Kami mengenal nasab, keturunannya, sifatnya, tempat keluar dan tempat masuknya, serta kebenaran ,kejujuran dan amanatnya."
Sufyan ibnu Uyaynah telah meriwayatkan dari Ja'far ibnu Muhammad, dari ayahnya, sehubungan dengan makna ayat:
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ
Sesungguhnya telah datang kepada kalian seorang rasul dari kaum kalian sendiri. (Qs: At-Taubah: 128)
Bahwa tiada sesuatu pun dari perkawinan Jahiliyah yang menyentuh beliau.
Nabi ﷺ bersabda:
" خرجت من نكاح ، ولم أخرج من سفاح "
Aku dilahirkan dari hasil pernikahan, dan bukan dilahirkan dari sifah (perkawinan Jahiliyah).
💐Melalui jalur lain secara mausul disebutkan oleh Al-Hafiz Abu Muhammad Al-Hasan ibnu Abdur Rahman Ar-Ramharmuzi di dalam kitabnya yang berjudul Al-Fasil Bainar Rawi wal Wa'i.
Disebutkan bahwa: Muhammad bin Ja'far bin Muhammad mengatakan bahwa ia bersumpah bahwa ayahnya pernah menceritakan hadis berikut dari kakeknya, dari Ali yang mengatakan, "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Aku dilahirkan dari hasil pernikahan dan bukan dilahirkan dari sifah, sejak Adam hingga ayah dan ibuku melahirkan diriku. Dan tiada sesuatupun dari sifah Jahiliyah yang menyentuhku'.”
والله أعلم....
📚 Di kutip dari Tafsir Ibnu katsir Surat At-Taubah, ayat 128-129
Syarh Riyadhis Sholihin , Bab Taubat,
Apabila kamu mempunyai kewajiban hutang pada seseorang dan kamu merasa belum melunasi dan merasa hutang tersebut masih ada sampai orang yang menghutangi mengambil haknya, dan apabila orang yang memberi hutang tadi telah meninggal, maka hutang tersebut
diberikan pada ahli warisnya . Jika kamu tidak mengetahui ahli warisnya atau tidak mengetahui orang tersebut atau tidak mengetahui di mana dia berada, maka utang tersebut dapat disedekahkan atas namanya dengan ikhlas. Dan Allah
subhanahu wa ta’ala mengetahui hal ini dan akan menunaikan pada orang tersebut.” (Syarh Riyadhis Sholihin , Bab Taubat, 1/47)
-Dan juga telahdiriwayatkan dariIbnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau membeli budak dari seorang laki-laki. Kemudian beliau masuk (ke dalam rumah) untuk mengambil uang pembayaran. Akan tetapi tuan budak tadi malah pergi sampai Ibnu Mas’ud yakin lagi tuan budak tersebut tidak akan kembali. Akhirnya beliau
bersedekah dengan uang tadi dan mengatakan, “Ya Allah, uang ini adalah milik tuan budak tadi. Jika dia ridho, maka balasan untuknya. Namun jika dia enggan, maka balasan untukku dan baginya kebaikanku sesuai dengan kadarnya.” (Tazkiyatun Nufus pada Bab At Taubah)
Mutiara Hikmah Untuk Suami
1. Hargai isterimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab isterimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
2. Jika marah, boleh tidak berbicara dengan isterimu, tapi jangan membentaknya, mengatainya, memukulnya.
3. Kantung rumah adalah seorang isteri, jika hati isterimu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian), maka sayangi isterimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti disurga.
4. Besar atau kecil gajimu, seorang isteri tetap ingin diperhatikan. dengan begitu, maka isterimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.
5. 2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah, karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan berteman hidup selamanya dunia akhirat.
6. Di luar banyak wanita idaman melebihi isterimu, namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu, saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain dibelakangmu.
7. Banyak isteri yang baik, tapi diluar sana banyak pria yang ingin mempunyai isteri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap isterimu, maka jangan biarkan isterimu meninggalkan rumah karena kesedihan, sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan isterinya.
Menjadi sempurna memang sulit, namun menjadi lebih baik bisa dilakukan.
Jangan pernah berhenti utk menjadi lebih baik, mk org sekitar kita akan memperbaiki dirinya.
Susah utk menjadi baik, lebih susah kalau kita tdk baik.
Wanita
Tahukah engkau..
Bahwa yang pertama kali tinggal di Masjidil Haram adalah wanita..
Itulah ibunda kita Siti Hajar istri Nabi Ibrahim AS..
Tahukah engkau…
Bahwa yang pertama kali beriman pada Rasulullah sholallahu alaihi wasallam adalah wanita…
Itulah istri beliau Siti Khadijah RA..
Tahukah engkau…
Bahwa darah yang pertama kali tumpah di jalan ALLAH Subhanallah Ta'ala adalah darah wanita…
Itulah darah Syahidah Sumayyah ibunya Ammar bin Yasir…
Tahukah engkau…
Allah Subhanallah Ta'ala menurunkan Al-Qur'an dan di dalamnya ada surah berjudul wanita (An-Nisa'),Itulah surah ke 3 terpanjang dalam Al Qur'an…
Tahukah engkau…
Nabi bersabda sholallahu alaihi wasallam :
“aku berwasiat pada kalian agar baik terhadap wanita”
Itulah kalimat yang beliau ulang2 sampai 3 kali dalam khutbah perpisahan (wada') sebelum beliau sholallahu alaihi wasallam wafat
Tahukah engkau…
Nabi bersabda sholallahu alaihi wasallam :
“Barang siapa yang memiliki 3 anak wanita kemudian mendidiknya dan berhasil baik dalam pendidikannya maka itu akan menjadi pembebas baginya dari api neraka”
Sahabat bertanya : "Bagaimana kalau 2 anak wanita saja…?"
Jawab Nabi sholallahu alaihi wasallam :
“2 anak wanitapun bisa”
Kata Sahabat lagi : "Bagaimana kalau hanya 1 anak wanita saja…?"
Jawab Nabi sholallahu alaihi wasallam :
“1 anak wanita pun bisa”
Tahukah engkau…
Surga terletak di bawah kaki wanita (ibu)…?
Sampai sampai Al Habib Abu Bakar Assegaf wali qutb Gresik berkata :
“ketahuilah wahai fulan… doa orangtuamu itu lebih hebat dari pada doa 70 orang seperti ku…”
*Al jannata tahta akdamil ummahat..
*Syurga itu dibawah telapak kaki ibu..
Apakah ada kemuliaan yang melebihi semua ini bagi wanita…?
Katakan lah :
"Alhamdulillah 'alaa ni'matil Islam"
Semoga Bermanfaat
Romantis??
Romantis adalah seperti dikatakan Nailah pada Sayidina Utsman: "aku suka ketuaanmu, sebab mudamu telah kau habiskan bersama sang nabi"
Romantis adalah Sayidina Ali yg dimarahi Fatimah, terkunci tak bisa masuk rumah saat pulang. Lalu tidur diserambi masjid berlumur debu
Romantis adalah seperti khadijah yg tak bertanya melihat suaminya (Rasululloh.SAW) pulang gemetaran, takut, menggigil. Hanya memahami,hanya menyelimuti
Romantis adalah mengatakan kepada Alloh, "hidupku untukMu, apalagi matiku"
Romantis adalah bertanya pada istri, "adakah makanan hari ini?" Dijawab, "tidak" maka senyumlah Rasululloh.SAW dan ujarnya "kalau begitu aku puasa"
Romantis adalah saat lelah Nabi Muhammad.SAW menebar kebaikan tertimbun, saat ia berbaring payah, Alloh berseru "hai orang berselimut, bangunlah"
Romantis adalah saat godaan melanda di puncak muda Nabi Yusuf.AS; ia cantik, molek, kuasa dan sunyi, tapi Nabi Yusuf.AS memilih lari, bajunya koyak belakang.
Romantis adalah saat sekumpulan jelita mengiris tangannya terpesona akan paras Nabi Yusuf.AS, tp ia berdoa "ya Rabbi, penjara lebih kusuka!
Romantis adalah ketika Sayidina Utsman ibn Affan dikabarkan akan masuk surga, disertai bencana dan tumpahnya darah, lalu dia berkata "alhamdulillah, tsumma tawakaltu"
Romantis adalah ketika harta, tahta, wanita ditawarkan, Nabi Muhammad.SAW malah berkata "andai pun mentari di kanan, rembulan dikiri, ku takkan pernah berhenti"
Romantis adalah saat cucu naik ke punggung sang Nabi.SAW, lalu ada yg berkata "sebaik-baik tunggangan" Beliau jawab "dan sebaik-baiik penunggang"
Romantis adalah saat satu persatu harta Nabi Ayub.AS binasa, anak-anaknya mati dan dirinya dilanda sakit yg merontokkan jasad. Doanya "sisakan hatiku tuk mengingatMu"
Romantis adalah saat fatimah putri Nabi.SAW tapaknya pecah, leher pegal, punggung bilur; minta pembantu. Namun sang ayah hanya ajarkan dzikir
Romantis adalah saat Sayidina Abu bakar menitikkan air mata, jatuh di pipi kekasih SAW yg tidur dipangkuannya. Dia berkata "jangan bersedih, Alloh bersama kita"
Romantis adalah saat sosok malaikat tampan mendekatinya, Maryam takut, tapi dia berkata "Tuhan memilihmu untk keajaiban sepanjang zaman"
Romantis adalah saat Nabi Muhammad.SAW memberi senyum terindah kpd orang yg dulu mencaci, menyiksa, menyumpahserapahi dirinya saat mereka tertunduk kalah. Kausenyumi; tiada cerca, hanya cinta!
Romantis adalah saat egkau bergerak se"akan" sendiri dijalan da'wah ini, tapi kau optimis dgn janji Sang Ilahi.
Romantis adalah ketika lelah ini hampir2 mematikan fisik ini, tp jiwa dg hati yg hiduplah yg menguatkan smp takdir kemenangan hadir, tidak dimimpi tp dialam duniawi ini.
Waktu2 kita adlh waktu2 romantis, maka syukurilah tiap detik yg berdetak.
Berpikir Positif
Rosulullah bersabda : "Ambillah yang bening dan tinggalkan yang keruh".
Anjuran untuk berpikir positif dalam setiap keadaan harus di utamakan untuk membuat keadaan hati selalu bening..
Semoga berrmanfaat...
Ibn Katsir
Waspada Apabila Usia Melebihi 40 Tahun
Dalam al-Quran Alloh menyinggung tentang usia ini. Tentu ada yang sangat penting, perlu diperhatikan dan diambil serius akan perkara ini.
Alloh swt. berfirman:
حَتَّى إَذَا بَلَغَ أَشُدَّه وَبَلَغَ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِى أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِى أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَل صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِى إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
“Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan agar aku dapat berbuat amal sholeh yang engkau ridhoi, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada-MU dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.”
(al-Ahqaf: 15)
Usia 40 tahun disebut dengan jelas dalam ayat ini.
Pada usia inilah manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisikal, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan melangkah ke usia dewasa yang sebenarnya.
Doa yang terdapat dalam ayat tersebut dianjurkan untuk dibaca oleh mereka yang berusia 40 tahun dan ke atas.
Di dalamnya terkandung penguraian yang jelas bahwa mereka telah menerima nikmat yang sempurna, kecenderungan untuk beramal yang positif, telah mempunyai keluarga yang harmoni, kecenderungan untuk bertaubat dan kembali kepada Alloh swt.
Menurut Ibn Katsir, ayat ini memberikan petunjuk bahwa manusia apabila menjelang usia 40 tahun hendaklah memperbaharui taubat dan kembali kepada Alloh dengan bersungguh2.
قال ابن كثير في قوله تعالى
:}وَبَلَغَ أَرْبَعِينَ سَنَةً{ أي تناهى عقله وكمل فهمه وحلمه ويُقال إنه لا يتغير غالبا عما يكون عليه ابن الأربعين.
Di katakan bahwa :
Pada umumnya ketika seseorang sudah mencapai umur 40 th maka ia tidak akan berubah lagi dari apa telah ia capai dan ia perbuat,
Jika baik akan tetap baik jika buruk akan tetap buruk hingga akhir hayat.
imam Ibnu Hazm
Manusia akan berbicara buruk tentang dirimu dalam tiga keadaan;
1. Ketika mereka tidak memiliki apa yang engkau miliki.
2. Ketika mereka tidak mampu menjadi seperti dirimu.
3. Ketika mereka tidak bisa sampai kpd kedudukanmu.
Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata :
"Kecerdasan itu terletak pada sikap tidak peduli (cuek) terhadap perkataan dan komentar manusia, namun memperdulikan/memperhatikan perkataan sang Pencipta, yakni Alloh Azza wa Jalla.
Barang siapa yang menyangka ia bisa selamat dari celaan & cercaan manusia, maka ia adalah orang gila."
Jika baik menurut Alloh & RasulNya maka jangan pedulikan omongan orang.
Smg kira bisa istiqomah utk senantiasa positif dlm tutur kata, berfikir & berbuat sesuai aturan Alloh & Rasululloh.
HR. Bukhori dan Muslim
UNTUK KITA YANG SEDANG LELAH DAN HILANG ARAH…
Hidup ini adalah PERJALANAN PANJANG, dan sebagaimana sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam-: “Perjalanan panjang adalah potongan dari azab”. [HR. Bukhori dan Muslim]
Sehingga wajar bila di tengah perjalanan itu akan banyak cobaan, musibah, rintangan, hilang arah, lelah, bingung, dan seterusnya.
Oleh karenanya, bila kita merasa bingung, lelah, tidak punya arah… maka berhentilah sejenak, istirahatkan diri, dan fokuslah untuk menguatkan diri dahulu, agar kita menjadi kuat kembali, dan bisa meneruskan kembali sisa perjalanan kita.
Fokuslah ketika itu untuk mendekatkan diri kepada Alloh, niscaya Alloh akan menguatkan jiwa dan raga kita.
Perbanyak dzikir, sholat, berdoa, membaca Alquran, dan ketaatan lainnya.
Atau bila masih bingung, fokuskan diri kita untuk membasahi lidah kita dengan DZIKIR, yang dapat mendekatkan diri kepada Alloh, sampai kita kuat kembali.
Dan acuhkan untuk sementara urusan dengan manusia, kecuali yang darurat saja. Karena saat kita lelah atau lemah, kita harus meringankan dan menurunkan beban di pundak kita untuk sementara waktu, hingga kita kuat kembali mengangkatnya dan berjalan lagi.
Ingatkan diri, bahwa kita hidup di dunia bukan di surga, maka jangan harap ada kebahagiaan murni dan abadi.
Sebaliknya dunia ini juga bukan neraka, maka tidak mungkin ada kesedihan dan kesengsaraan yang murni dan abadi.
Kebahagiaan dan kesedihan akan datang silih berganti, maka jangan sampai goyah dalam langkah perjalanan panjang kita menuju surga.
Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Syekh Abdul Qadir Al-Jailani pernah bernasehat: "Pudarnya agamamu dikarenakan oleh empat perkara. Pertama, kalian tidak mengerjakan sesuatu yang telah diketahui.
Kedua, kalian melakukan sesuatu yang tidak diketahui.
Ketiga, kalian tidak belajar yang belum diketahui. Kalian tetap jadi orang dungu.
Keempat, kalian mencegah orang lain yang sedang mempelajari sesuatu yang tidak kalian ketahui."
Alloh swt. Yang Menciptakan kehidupan ini telah mengajarkan resep-resep jitu melalui ajaran agama islam yang dibawa Nabi Muhammad saw, manakala kita menghadapi berbagai masalah di kehidupan ini.
Ketika hati kita ingin tenang dan tentram, maka perbanyaklah mengingat Alloh.
Ketika kita ingin terlindung dari perbuatan keji dan mungkar, maka benahilah shalat kita.
Ketika kita ingin berezeki lancar dan berkecukupan, maka jangan lupa bersedekah.
Dan masih banyak resep-resep jitu lainnya.
Indah sekali ya sdr & sahabatku, karena resep-resep itu diajarkan oleh Sang Pemilik Kehidupan.
Untuk itu sdr & sahabatku tetap semangat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran agama islam ini!
Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.