Tiga Santri Darut Tauhid Genggong Raih Juara di Festival Da'i Muda LDNU Kraksaan

Tiga Santri Darut Tauhid Genggong Raih Juara di Festival Da'i Muda LDNU Kraksaan

PROBOLINGGO — Santri-santri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Darut Tauhid, berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Festival Da'i Muda yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kraksaan pada Sabtu, 30 Agustus lalu. Perlombaan yang berlangsung megah di Graha Kedaton Maron ini diikuti oleh 27 peserta, yang merupakan perwakilan terbaik dari setiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di wilayah masing-masing. Tiga santri Darut Tauhid yang meraih juara adalah: * Mukorrobin, Juara I Kategori Putra * Moh. Firdan Maulana, Juara II Kategori Putra * Sasa Nola Tsaira, Juara III Kategori Putri Sebelum memasuki babak final, seluruh peserta telah menjalani proses seleksi ketat di tingkat kecamatan. Keberhasilan mereka di babak final menjadi bukti kerja keras dan pembekalan yang matang. Sehari sebelum perlombaan, tepatnya pada Jumat, 29 Agustus, para finalis mengikuti inkubasi dan pelatihan intensif di Kampung Kita. Menurut Mukorrobin, santri yang meraih juara 1, Ketua PC LDNU Kraksaan, Hassan Ahsan Malik, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran da'i dalam masyarakat. "Dakwah itu harus datang satu per satu, jangan ditunggu untuk diundang," ujarnya. Beliau mengingatkan bahwa dakwah Rasulullah ﷺ dimulai dari rumah ke rumah, memperkenalkan kebenaran. "Sehingga kami, dari PC LDNU, akan berusaha memberikan panggung kepada mereka (para da'i muda)," tambahnya. Mukorrobin juga menyampaikan arahan dari salah satu juri, Ustadz Dr. Abdul Qodir, M.H.I, yang juga menjabat sebagai Sekretaris LBM PWNU Jawa Timur dan Anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Timur, peserta diharapkan tidak hanya menjadi penceramah yang pandai berbicara. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjadi da'i yang kaffah (sempurna), yang mampu menjadi panutan umat, baik dari segi ucapan maupun perilaku

Kembali