Peringatan Harlah Ke-63 Majelis Ta’lim Malam Selasa dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Darut Tauhid
Genggong, 22 September 2025 – Pondok Darut Tauhid, Pesantren Zainul Hasan Genggong, sukses menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-63 Majelis Ta’lim Malam Selasa sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara rutin tahunan yang bertempat di halaman Pondok Darut Tauhid ini berlangsung meriah dan penuh khidmat pada malam hari tanggal 22 September 2025. Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran Dai Kondang KH. Sholeh Isnaini yang memberikan tausiah. Seluruh rangkaian acara sepenuhnya dikelola oleh santri Darut Tauhid, menunjukkan kemandirian dan kreativitas para santri dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan berskala besar. Acara ini diwarnai dengan beragam penampilan pentas seni dari santri, yang meliputi: * Seni Pencak Silat * Seni Pidato * Paduan Suara/Mars * Seni Hadroh * Tari Saman * Drama Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah Tari Saman, tarian khas Aceh yang kembali disajikan oleh santri Darut Tauhid. Pada dasarnya, Tari Saman diciptakan sebagai media dakwah Islam, yang berfungsi untuk menyebarkan ajaran-ajaran agama sekaligus mempererat persatuan. Majelis Ta’lim Malam Selasa Milik Masyarakat Pengasuh Pondok Darut Tauhid, Nun Hassan Ahsan Malik, dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam mengenai peran majelis tersebut. Beliau menegaskan bahwa Majelis Ta’lim Malam Selasa ini bukan hanya milik pesantren, melainkan milik masyarakat Karangbong. Nun Hassan Ahsan Malik mengutip pesan dari kakek beliau, KH. Moh. Hasan Saifour Ridzal, yang menunjukkan komitmen dakwah kepada masyarakat terdekat: "Saya berdakwah ke mana-mana, saya ke mana-mana mengajak orang ke syariat, saya berdakwah ke tempat yang jauh tapi jika tetangga saya sendiri saya biarkan bagaimana tanggung jawab saya di hadapan Allah SWT." Pesan ini menekankan bahwa Majelis Ta’lim Malam Selasa merupakan wujud tanggung jawab moral dan keagamaan pesantren terhadap komunitas di sekitarnya
Kembali